Berita Terkini
light_mode
Beranda » Daerah » Lebih dari Sekadar Listrik: PLN UID KALTIMRA BERDAYAKAN UMKM DAN KESEJAHTERAAN BERKELANJUTAN

Lebih dari Sekadar Listrik: PLN UID KALTIMRA BERDAYAKAN UMKM DAN KESEJAHTERAAN BERKELANJUTAN

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PLN UID Kaltimra terus memperkuat sistem kelistrikan di Kaltim-Kaltara melalui kerja sama strategis lintas sektor, temasuk PKS dengan PT Kaltim Prima Coal (KPC). (dok. PLN UID Kaltimra)

TRIASINDONESIA.COM – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (PLN UID Kaltimra) tidak hanya menjadi penyedia energi, tetapi juga aktif memberdayakan ekonomi lokal, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai inisiatif pemberdayaan dan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Lewat Rumah BUMN Nunukan, PLN UID Kaltimra aktif membina UMKM lokal “naik kelas” secara berkelanjutan agar berdaya saing dan adaptif. Mendorong perluasan pasar ekspor melalui penguatan kualitas produk dan jejaring internasional.

Melalui pemberdayaan, PLN UID Kaltimra mendorong UMKM lokal “naik kelas”. Belum lama ini, PLN UID Kaltimra kembali memberdayakan UMKM go internasional dengan memfasilitasi tiga binaan Rumah BUMN Nunukan mengikuti Sabah International Food Expo (SIFEX) 2026 pada 24–26 April di Kota Kinabalu, Malaysia. Keikutsertaan itu merupakan langkah nyata membuka promosi dan pasar internasional bagi produk unggulan daerah perbatasan.

Partisipasi tiga UMKM binaan Regan Coklat, Alya Cooking, dan Cahaya Madinah di ajang internasional yang berlangsung pada 24–26 April 2026, membuktikan bahwa produk lokal dari wilayah perbatasan berkualitas dan berdaya saing global.

Sukmawati dari UKM Alya Cooking mengapresiasi dukungan PLN, karena ajang ini membuka peluang besar untuk memperluas pasar dan memperkenalkan produk lokal ke kancah global.

“Alhamdulillah, kami dapat berpartisipasi dalam kegiatan internasional berkat dukungan PLN. Selama event tersebut, respon pengunjung sangat baik, terutama untuk produk kami yang memiliki cita rasa khas. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas agar bisa bersaing di pasar internasional,” ungkap Sukmawati.

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa pelibatan UMKM binaan dalam ajang internasional adalah upaya PLN mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kehadiran UMKM Nunukan di SIFEX 2026 membuktikan produk lokal mampu bersaing global. PLN berkomitmen memberdayakan ekonomi masyarakat melalui pembinaan UMKM, bukan sekadar menghadirkan listrik andal. Kami berharap partisipasi ini memperluas akses pasar dan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha,” tuturnya.

Tak sampai disitu, PLN UID Kaltimra juga mengintegrasikan misi penyediaan energi dengan TJSL untuk menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan.

Sepanjang 2026, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UID Kaltimra konsisten menjalankan berbagai program sosial dan pemberdayaan, meliputi Program Kartini untuk guru honorer, santunan fakir miskin, bantuan pendidikan, serta pemasangan listrik gratis (Light Up The Dream).

Selain itu, dilakukan pula renovasi sarana usaha, santunan panti asuhan atau pesantren, dan pembagian sembako untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat kurang mampu.

Tercatat hingga April 2026, YBM menyalurkan bantuan sosial dan program pemberdayaan kepada 877 mustahik di Kaltim-Kaltara. Program ini meliputi dukungan pendidikan, penguatan ekonomi, serta santunan bagi lansia dan masyarakat prasejahtera.

Di antaranya, YBM PLN menyalurkan bantuan sembako kepada lansia di Panti Jompo Bhakti Abadi pada Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian insan PLN untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Joko Sumitro, Ketua Panti Jompo Bhakti Abadi, mengapresiasi bantuan sembako dari YBM PLN. “Terima kasih atas kepedulian YBM PLN. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi penghuni panti,” tuturnya.

Chaliq menambahkan bahwa seluruh program tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memperkuat peran sosial perusahaan melalui kepedulian insan PLN kepada masyarakat.

“Melalui YBM PLN, kami menghadirkan program yang tidak hanya bantuan sesaat, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat,” ujar Chaliq.

Terkait tugas utamanya, PLN UID Kaltimra terus memperkuat sistem kelistrikan di Kaltim-Kaltara melalui kerja sama strategis lintas sektor. Termasuk pemanfaatan tenaga listrik dari PLTU Tanjung Bara milik PT Kaltim Prima Coal (KPC). Kolaborasi ini memperkuat pasokan listrik demi menjamin keandalan sistem di tengah meningkatnya kebutuhan energi kawasan.

“Pemanfaatan PLTU Tanjung Bara KPC memperkuat pasokan listrik Kaltim-Kaltara, sekaligus mendukung pertumbuhan industri dan aktivitas masyarakat, pertumbuhan industri, serta percepatan pembangunan di wilayah di Kaltim-Kaltara,” tutur Chaliq.

Ia menambahkan, penguatan sistem kelistrikan melalui kolaborasi lintas sektor strategis untuk membangun infrastruktur yang adaptif terhadap perkembangan kawasan.

“Upaya ini dilakukan untuk memastikan sistem kelistrikan andal guna memacu pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Poltak Sinaga, GM Coal Processing & Handling KPC, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan kelanjutan sinergi dengan PLN untuk meningkatkan keandalan listrik di Kaltim dan Kaltara.

“Kami menyambut baik sinergi dengan PLN. Dukungan listrik PLTU Tanjung Bara diharapkan memperkuat sistem dan memenuhi kebutuhan energi di Kalimantan Timur serta Kalimantan Utara,” ungkap Poltak. (TR)

  • Penulis: Redaksi
expand_less