Dedikasi Tanpa Kompromi, BRANTAS ABIPRAYA HADIRKAN SEKOLAH RAKYAT BERKUALITAS, TEPAT WAKTU
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 25 Mei 2026
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TRIASINDONESIA.COM – PT Brantas Abipraya (Persero), BUMN konstruksi terkemuka, menunjukkan komitmen tinggi dalam menunjang program prioritas nasional melalui percepatan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di berbagai wilayah Indonesia. Sebagai wujud optimalisasi kinerja (gemilang) dan tanggung jawab sosial, perusahaan memaksimalkan pengerjaan fisik untuk infrastruktur pendidikan yang berkual itas, aman, dan modern.
Bukan sekadar janji manis, manajemen Brantas Abipraya kerap rutin melakukan Management Walkthrough ke proyek Sekolah Rakyat yang sedang dibangunnya. Hal ini dilakukan guna memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai target, kualitas pelaksanaan terjaga, serta penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dilaksanakan secara optimal.
Kegiatan lapangan seperti itu menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan infrastruktur pendidikan yang berkualitas sekaligus mendukung agenda prioritas pemerintah, khususnya dalam mewujudkan visi pembangunan sumber daya manusia unggul sebagaimana tertuang dalam program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Percepatan pembangunan proyek merupakan wujud nyata kontribusi Brantas Abipraya dalam mendukung pemerataan akses pendidikan yang berkualitas di Indonesia, sebagai salah satu instrumen strategis pengentasan kemiskinan ekstrem. Hal ini seirama dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat pembangunan dari daerah.
Program SR yang diinisiasi Presiden Prabowo menjadi bagian dari implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Dalam beleid ini, pendidikan ditempatkan sebagai fondasi intervensi jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo juga menyatakan bahwa melalui SR dapat menuju kemiskinan nol persen. Alasannya, upaya yang paling efektif dan efisien mengu rangi kemiskinan melalui pendidikan.
Dody berkomitmen penuh mengawal kualitas proyek SR. Dalam setiap peninjauan, ia menegaskan pentingnya standar mutu, waktu, dan keselamatan kerja agar proyek selesai tepat waktu untuk ajaran baru 2026.
Menanggapi hal tersebut, Brantas Abipraya mengapresiasi arahan yang diberikan. BUMN konstruksi ini memandang masukan tersebut sebagai upaya penguatan pengawasan serta dorongan peningkatan kualitas kinerja lapangan.
Saat ini, Abipraya mempercepat pembangunan SR di berbagai lokasi guna mendukung program prioritas pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan. “Saya ingin pembangunan Sekolah Rakyat tepat waktu, berkualitas, dan mengutamakan keselamatan kerja. Ini menyangkut masa depan generasi bangsa,” ujar Dody.
Sekretaris Perusahaan Brantas Abip raya, Dian Sovana, menambahkan, perusahaan melakukan percepatan dan perbaikan proyek melalui peningkatan pengawasan teknis, optimalisasi manajemen, serta penegakan disiplin K3.
Ia menegaskan, meskipun dinamika pelaksanaan adalah bagian dari konstruksi, Abipraya tetap fokus pada evaluasi menyeluruh agar penyelesaian proyek sesuai kontrak. Bukan tanpa alasan, percepatan proyek ditopang dedikasi luar biasa insan proyek, yang bekerja siang-malam dengan hingga 500 tenaga kerja bergantian demi mencapai target.
“Di balik progres ini, ada kerja keras luar biasa tim lapangan yang bekerja tanpa mengenal waktu. Ini bukan sekadar membangun fisik, tapi dedikasi dan komitmen kami untuk masyarakat,” ujar Dian.
Percepatan pembangunan SR, lanjutnya, merupakan kontribusi nyata Abipraya dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas SDM melalui pemerataan akses pendidikan,” tegasnya.
Sebagai BUMN konstruksi berpengalaman, Abipraya berkomitmen mendukung program pemerintah menyediakan infrastruktur pendidikan berkualitas melalui pembangunan Sekolah Rakyat, demi pemerataan akses pendidikan di Indonesia. Ke depan, perusahaan terus memperkuat koordinasi dengan stakeholder untuk memastikan pekerjaan optimal, transparan, dan akuntabel.
“Proyek Sekolah Rakyat bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang mencetak generasi unggul Indonesia. Kami berkomitmen mempercepat penyele saian dengan mengutamakan kualitas dan keselamatan kerja,” pungkas Dian Sovana.
Disebutkan, Abipraya terlibat dalam pembangunan SR di Sulawesi Tenggara, Kalimantan Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Utara. Ketujuh titik ini merupakan bagian dari target nasi onal sebanyak 200 unit SR yang dibangun secara bertahap dengan jenjang SMP, SMA, dan Sekolah Rakyat Terintegrasi.
Termasuk di antaranya proyek Sekolah Rakyat Jatim 2 yang mulai dikerjakan pada Desember 2025, ditargetkan rampung pada Juni 2026. Brantas Abipraya juga memba ngun tiga sekolah rakyat di Kota Banjarbaru, Kabupaten Barito Kuala, dan di Kabupaten Tanah Bumbu.
Secara desain, SR mengusung konsep asrama terpadu dengan fasilitas seragam di seluruh Indonesia, meliputi gedung SD-SMA, rumah susun guru, asrama siswa, masjid, gedung serbaguna, kantin, dan sarana olahraga.
Model ini dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar terintegrasi dan mendukung pembi naan karakter. Hingga awal Januari 2026 lalu, pemban gunan 166 SR yang tersebar di 34 provinsi, seluruh Indonesia telah diresmikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. (TR)
- Penulis: Redaksi



