Kinerja Positif & Tata Kelola Baik, BANK GARUT PACU PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 25 Mei 2026
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TRIASINDONESIA.COM – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Garut merupakan Badan Usaha Milik Daerah di bidang jasa keuangan dengan kepemilikan modal 100% oleh Pemerintah Kabupaten Garut. Sebagai lembaga intermediasi strategis, BPR Garut konsisten menunjukkan kinerja positif dan berkelanjutan dalam mendorong perekonomian daerah.
Hal ini tercermin pada Rapat Umum Kuasa Pemilik Modal (KPM), pada 24 April 2026. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menekankan penguatan tata kelola dan kinerja BUMD sebagai pilar ekonomi daerah. Rapat KPM ini merupakan wujud pertanggungjawaban Direksi dan Dewan Pengawas atas pengelolaan perusahaan Tahun Buku 2025, sekaligus bentuk akuntabilitas dan transparansi perusahaan.
Forum tersebut juga menjadi sarana penyampaian laporan keuangan tahunan kepada pemilik modal untuk memperoleh pengesahan dan persetujuan penggunaan laba bersih. Kegiatan ini mencerminkan penerapan good corporate governance secara konsisten dalam operasional BPR Garut.
Sepanjang 2025, Perumda BPR Garut mencatatkan capaian positif dengan total aset mencapai Rp355,7 miliar, tumbuh 3,09% atau Rp10,6 miliar dibandingkan 2024. Pertumbuhan didorong oleh peningkatan dana pihak ketiga (DPK), dengan produk tabungan tumbuh 5,02% dan deposito 5,65% secara tahunan.
Dari sisi penyaluran dana, kinerja kredit juga menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan sebesar 6,47% menjadi Rp294,7 miliar hingga Desember 2025, mempertegas perannya dalam mendukung ekonomi masyarakat Kabupaten Garut.
Kinerja keuangan yang solid tersebut mendorong peningkatan profitabilitas, dengan laba bersih tahun 2025 mencapai Rp9,1 miliar. Berdasarkan penilaian tingkat kesehatan, BPR Garut berpredikat sehat dengan nilai komposit 1,8 (peringkat 2).
Hasil ini didukung oleh profil risiko (peringkat 3/sedang), tata kelola (peringkat 2/baik), serta rentabilitas dan permodalan yang sangat memadai (peringkat 1).
Sejalan dengan Permendagri Nomor 21 Tahun 2024, BPR Garut menyetorkan dividen Rp5,03 miliar sebagai bukti kontribusi nyata dalam meningkatkan pendapatan daerah dan memperkuat peran lembaga keuangan milik pemerintah.
Selain kinerja bisnis, Perumda BPR Garut berkomitmen tinggi pada tanggung jawab sosial melalui berbagai program nyata, seperti perbaikan rumah tidak layak huni, pembagian sembako, dan pemberian modal kerja bagi eks migran (Dambil) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menghadapi transformasi digital, BPR Garut berinovasi melalui aplikasi IBS Mobile yang sesuai standar OJK dan kolaborasi dengan PT DANA Indonesia. Inovasi ini menghadirkan layanan transaksi yang aman, cepat, cepat dan inklusif bagi nasabah.
Berbekal kinerja positif, tata kelola yang baik, dan inovasi berkelanjutan, Perumda BPR Garut optimistis tumbuh serta mendorong ekonomi daerah melalui layanan perbankan yang modern, inklusif, dan berdaya saing tinggi. (TR)
- Penulis: Redaksi



