Askrindo Perkuat Mitigasi Risiko Migas Hilir Bersama Kopana Migas
- account_circle Redaksi Trias Indonesia
- calendar_month Rab, 24 Des 2025

TRIASINDONESIA.COM, Jakarta, 24 Desember 2025 — PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) memperkuat mitigasi risiko usaha di sektor migas hilir melalui kolaborasi dengan Koperasi Pengusaha Nasional Minyak dan Gas Bumi (Kopana Migas). Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi mitigasi risiko usaha migas hilir bagi para pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE).
Kegiatan sosialisasi perdana diselenggarakan di Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (23/12/2025), sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi risiko dan pemahaman pelaku usaha terhadap pentingnya perlindungan asuransi yang tepat.
Direktur Utama Askrindo, M. Fankar Umran, menegaskan bahwa asuransi merupakan bagian penting dari strategi pengelolaan risiko untuk menjaga keberlangsungan usaha dalam jangka panjang, khususnya di sektor migas hilir yang memiliki tingkat risiko operasional tinggi.
“Asuransi bukan sekadar produk, melainkan bagian dari strategi pengelolaan risiko untuk menjaga keberlangsungan usaha jangka panjang. Risiko di sektor migas hilir sangat kompleks, mulai dari kebakaran, kerusakan aset, hingga potensi tuntutan hukum pihak ketiga,” ujar Fankar.
Ia menambahkan, masih terdapat pelaku usaha migas hilir yang belum memandang asuransi sebagai kebutuhan strategis dalam perlindungan bisnis. Oleh karena itu, Askrindo bersama Kopana Migas berkomitmen mendorong peningkatan literasi risiko dan pemahaman perlindungan asuransi yang komprehensif bagi pelaku usaha.
Melalui kolaborasi ini, Askrindo dan Kopana Migas mendorong penerapan perlindungan terintegrasi bagi anggota koperasi, sekaligus memperkuat posisi tawar pelaku usaha SPBU dan SPBE dalam menghadapi berbagai risiko operasional.
Ke depan, Kopana Migas diharapkan dapat berperan sebagai pusat koordinasi pengelolaan asuransi serta pendampingan penyelesaian klaim bagi anggotanya, sejalan dengan komitmen Askrindo dalam memperluas literasi asuransi di sektor-sektor strategis nasional.
Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto, menyampaikan bahwa pemahaman yang baik terhadap produk asuransi dan mekanisme klaim akan membantu pelaku usaha dalam memitigasi risiko secara lebih tenang dan terukur.
“Asuransi bukan hanya bagian dari biaya operasional, tetapi merupakan investasi untuk melindungi aset dan menjamin keberlanjutan usaha,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kopana Migas Opik Taufik bersama Regional Office Head Class II Bandung Askrindo, Mohamad Wafdy, menyampaikan bahwa Askrindo telah menyiapkan berbagai solusi perlindungan yang disesuaikan dengan karakteristik risiko migas hilir.
Produk perlindungan tersebut meliputi Property All Risk (PAR), Asuransi Gempa Bumi (PSAGBI), asuransi tanggung gugat (liability), serta Asuransi Uang (Money Insurance). (RLS)
- Penulis: Redaksi Trias Indonesia



