PLN Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Aceh, Direksi Turun Langsung ke Lokasi
- account_circle Redaksi Trias Indonesia
- calendar_month Sen, 1 Des 2025

TRIASINDONESIA.COM, Aceh, 30 November 2025 — PT PLN (Persero) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung masyarakat Aceh yang terdampak banjir dan tanah longsor. Selain melakukan percepatan pemulihan infrastruktur kelistrikan, PLN juga menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat.
Bantuan yang disalurkan mencakup 6 ton beras, 2 ton gula, 1.000 kotak mi instan, 2.000 kaleng sarden, 2.000 liter minyak goreng, 2.000 kaleng kornet, 2.000 paket biskuit, 3.000 botol air mineral, serta 14.000 lampu emergency untuk mendukung aktivitas warga. Sebagian bantuan tersebut diserahkan melalui Pemerintah Provinsi Aceh pada Apel Siaga Team Recovery Bencana Aceh di Landasan Udara Iskandar Muda, Sabtu (29/11).
Di Posko Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, warga penerima bantuan, Dedy Suriadi, mengungkapkan rasa harunya.
“Sembako sangat kami butuhkan di Posko Desa Blang Awe ini. Terima kasih atas kemurahan hati PLN yang sudah membantu,” ujarnya.
Selain bantuan logistik, PLN juga menyalurkan genset untuk memastikan aktivitas masyarakat—termasuk kegiatan ibadah—dapat kembali berjalan. Penyerahan genset di Mesjid Al Ghafur, Aceh Besar, dilakukan langsung oleh Direktur Distribusi PLN Arsyadany Ghana Akmalaputri, Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan Evy Haryadi, Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem Edwin Nugraha Putra, serta Ketua Yayasan Baitul Maal PLN, Sulistyo Biantoro.
Kepala Badan Kesejahteraan Mesjid Al Ghafur, Tengku Muhammad Rijal, menyampaikan apresiasinya.
“Genset ini sangat berarti bagi kami. Dengan adanya bantuan ini, kegiatan ibadah bisa tetap berlangsung meski kelistrikan belum sepenuhnya pulih,” tuturnya.
Direktur Distribusi PLN, Arsyadany Ghana Akmalaputri menegaskan bahwa fokus PLN tidak hanya pada pemulihan jaringan listrik, tetapi juga pada keselamatan dan kenyamanan warga.
“Kami memahami beratnya dampak banjir bagi masyarakat. Karena itu PLN hadir melalui percepatan pemulihan kelistrikan sekaligus bantuan langsung untuk meringankan beban warga dan mempercepat masa pemulihan,” ujarnya.
Dukungan PLN juga diperkuat melalui kerja sama dengan Kodam Iskandar Muda, termasuk pengoperasian empat dapur umum di Bireun, Aceh Utara, Bener Meriah, dan Singkil yang menyediakan makanan layak bagi warga di pos pengungsian.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa kepedulian kepada masyarakat menjadi prioritas utama.
“PLN selalu berada di sisi masyarakat dalam kondisi apa pun. Kehadiran kami hari ini adalah bukti nyata komitmen untuk membantu percepatan pemulihan pascabencana,” ujar Darmawan.
Banjir dan longsor yang melanda Aceh sebelumnya menyebabkan 12 tower transmisi roboh dan memicu gangguan suplai listrik di beberapa wilayah. Hingga kini, PLN telah mengerahkan sekitar 500 petugas gabungan dari unit PLN se-Indonesia untuk mempercepat pembangunan tower transmisi darurat dan memulihkan sistem kelistrikan.
Upaya pemulihan dilakukan secara nonstop, berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Seluruh langkah ini menjadi wujud komitmen PLN untuk memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lebih baik. (TS)
- Penulis: Redaksi Trias Indonesia



