Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Sanggar Seni Penabuh Dol Bengkulu Tampil Memukau, Diakui Layak Go Internasional

Sanggar Seni Penabuh Dol Bengkulu Tampil Memukau, Diakui Layak Go Internasional

  • account_circle Redaksi Trias Indonesia
  • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
Foto: Agenda Tahunan Pasar Betaboer ke- 11 Dalam Rangka Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Provinsi Bengkulu di Anjungan Bengkulu, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta pada Minggu, 23 November 2025. Dok. Youtube Helmi Hasan Official.

TRIASINDONESIA.COM, Jakarta – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Provinsi Bengkulu di Anjungan Bengkulu, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), menjadi panggung istimewa bagi kelompok seni penabuh dol yang tampil dalam agenda tahunan Pasar Betaboer ke-11. Penampilan mereka mendapat apresiasi luas dan dinilai layak untuk terus tampil di panggung internasional.

Dalam acara yang dihadiri Helmi Hasan selaku Gubernur Bengkulu, para bupati, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga warga Bengkulu di Jakarta, kolaborasi musik band modern dengan tabuhan dol tradisional menjadi sorotan utama. Pertunjukan tersebut menghadirkan kreativitas baru tanpa meninggalkan identitas budaya Bengkulu yang kuat.

Foto: Aksi Sanggar Penabuh Dol Bengkulu dalam Pasar Betaboer ke – 11 di Anjungan Bengkulu, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Minggu, 23 November 2025. Dok. Youtube Helmi Hasan Official.

“Atraksi adik-adik kita luar biasa. Kolaborasi musik band dengan tabuhan dol ini sangat istimewa dan layak untuk tampil terus di acara tingkat antar bangsa,” ujar salah satu pejabat yang hadir dalam sambutannya.

Sanggar seni penabuh dol yang tampil disebut telah membawa nama Bengkulu ke berbagai daerah di Indonesia dan bahkan sempat tampil di beberapa negara. Prestasi ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Bengkulu yang menegaskan komitmen untuk memberikan ruang, dukungan, dan fasilitas bagi para pelaku seni yang berprestasi.

“Ketika ada prestasi, maka ada hak untuk meminta dukungan. Inilah program pemerintah, setiap rupiah APBD harus mengandung semangat dan prestasi, termasuk bagi para seniman kita,” disampaikan Gubernur Bengkulu dalam pidatonya.

Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan bahwa seni budaya merupakan bagian penting dari identitas daerah, di samping pembangunan infrastruktur, kesehatan, dan sektor strategis lainnya. Dukungan terhadap sanggar seni dan kelompok penabuh dol menjadi langkah penting dalam menjaga eksistensi budaya Bengkulu di tengah modernisasi dan persaingan global.

Gelaran Pasar Betaboer ke-11 tidak hanya menjadi sarana penguatan ekonomi kreatif, tetapi juga ruang ekspresi budaya untuk mempererat silaturahmi warga Bengkulu di perantauan. Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi dan apresiasi terhadap setiap penampilan seni yang ditampilkan.

“Acara ini bukan hanya seremonial. Ini acara untuk gembira, untuk menghidupkan kembali semangat kebudayaan Bengkulu. Penampilan seni seperti ini harus menjadi agenda tahunan yang semakin meriah setiap tahun,” ujar Gubernur.

Dengan dukungan yang semakin kuat dari pemerintah dan masyarakat, Sanggar Seni Penabuh Dol Bengkulu diharapkan dapat terus mengharumkan nama daerah, baik di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap relevan dan dicintai generasi muda. (TS)

  • Penulis: Redaksi Trias Indonesia
expand_less