KEMENTERIAN PU SIAPKAN JALAN NASIONAL DAN DISKON TARIF TOL 30% UNTUK MUDIK LEBARAN 2026
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TRIASINDONESIA.COM – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional, baik jalan non-tol maupun jalan tol, guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran Tahun 2026. Selain memastikan kondisi jalan mantap, aman, dan nyaman dilalui, pemerintah juga menyiapkan kebijakan diskon tarif tol sebesar 30% untuk meringankan beban perjalanan masyarakat.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, kebijakan diskon tarif tol merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kenyamanan mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran. Kebijakan tersebut juga diselaraskan dengan kebijakan diskon transportasi yang diberikan pada moda lainnya.
“Terkait diskon tarif tol, sejak awal Kementerian PU diminta menyesuaikan dengan diskon nasional yang diberikan untuk moda transportasi lainnya seperti pesawat, kereta api, dan seterusnya. Kami harus berkoordinasi dengan Badan Usaha Jalan Tol terlebih dahulu karena skemanya berbeda. Moda transportasi lain lebih kepada subsidi, sedangkan pada jalan tol kami memotong profit margin para BUJT. Alhamdulillah semua BUJT langsung setuju, sudah disepakati untuk ruas serta waktunya sudah disampaikan oleh Kepala BPJT. Insyaallah diskon 30% itu akan kita terapkan,” kata Menteri Dody.
Diskon tarif tol sebesar 30% akan diberlakukan pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 selama 15–16 Maret 2026 untuk arus mudik serta 26–27 Maret 2026 untuk arus balik, dengan sistem pembayaran uang elektronik untuk perjalanan jarak terjauh pada ruas-ruas yang ditetapkan.
Kementerian PU juga memastikan pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM), memfungsionalkan tambahan ruas jalan tol tanpa tarif, serta menyiapkan tambahan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) operasional maupun fungsional.
Beberapa ruas tol yang mendapatkan diskon tersebut antara lain Jakarta– Cikampek, Jakarta–Cikampek Elevated (MBZ), Cikampek–Palimanan, Palimanan– Kanci, Kanci–Pejagan, Pejagan–Pemalang, Pemalang–Batang, Batang–Semarang, Semarang ABC, Cipularang, Padaleunyi, Tangerang–Merak, Cimanggis–Cibitung, Cileunyi–Sumedang–Dawuan (Cisumdawu), serta Kelapa Gading–Pulogebang.
Selain itu, potongan tarif juga berlaku pada ruas tol di luar Pulau Jawa seperti Bakauheni–Terbanggi Besar, Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayuagung, Kayuagung–Palembang, Indralaya– Prabumulih, Pekanbaru–Dumai, Pekanbaru–Bangkinang–Koto Kampar, Indrapura–Kisaran, Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat, Belawan–Medan–Tanjung Morawa, Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi, hingga Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6.
Selain kebijakan diskon tarif tol tersebut, kesiapan jaringan jalan nasional juga menjadi perhatian utama pemerintah menjelang mudik Lebaran. Jaringan jalan nasional non-tol sepanjang 47.603,39 km saat ini berada dalam kondisi mantap dengan tingkat kemantapan mencapai 93,5%. Sementara itu, jaringan jalan tol yang siap melayani arus mudik mencapai 3.115,98 km yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Direktur Jenderal Bina Marga Roy Rizali Anwar mengatakan Kementerian PU telah menyiapkan sejumlah strategi untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran, khususnya pada jalurjalur utama yang diprediksi mengalami peningkatan volume lalu lintas.
“Strategi utama yang kami lakukan adalah memastikan seluruh jalan nasional dalam kondisi mantap, tidak berlubang, dan seluruh bangunan pelengkap jalan dalam kondisi baik sehingga aman dan nyaman dilalui para pemudik,” ujar Dirjen Roy. (May/ PR/TR)
- Penulis: Redaksi



