Gerak Inklusi untuk Siswa Berdaya: PLN MCTN Hadirkan Makna Nyata di Hari Anak Nasional
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 17 Agt 2026
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TRIASINDONESIA.COM – PT PLN Mandau Cipta Tenaga Nusantara (PLN MCTN) kembali mempertegas komitmen nyatanya dalam mendukung pendidikan inklusif di Indonesia. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Gerak Inklusi untuk Siswa Berdaya”, Manajemen dan Srikandi PLN MCTN hadir di Sekolah Luar Biasa (SLB) C Swakarya Jakarta pada Selasa (14/07).
Kegiatan ini merupakan bentuk konsistensi keberlanjutan perusahaan, setelah sebelumnya pada 2025 PLN MCTN berkolaborasi dengan PT PLN (Persero) telah memberikan bantuan berupa fasilitas penunjang kegiatan belajar, seperti laptop, perlengkapan kelas, dan proyektor, yang terbukti meningkatkan kemandirian serta keaktifan siswa. Memasuki tahun 2026, program ini sepenuhnya didanai oleh PLN MCTN dengan fokus strategis pada penyediaan fasilitas Guru Bantu (Shadow Teacher) guna mengatasi keterbatasan jumlah tenaga pendidik dan memberikan pendampingan personal bagi peserta didik.

Program berkelanjutan ini menjadi bukti kehadiran PLN MCTN yang konsisten dalam memberikan harapan serta energi positif bagi peserta didik SLB Swakarya.
Tidak hanya berfokus pada pendampingan akademik, rangkaian kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi pengelolaan keuangan sederhana bagi para orang tua. Langkah ini bertujuan memperkuat ekonomi keluarga, mengingat sebagian besar siswa berasal dari keluarga prasejahtera sekaligus wujud dedikasi perusahaan dalam mengawal pendidikan anak berkebutuhan khusus. Kemeriahan acara semakin lengkap dengan kegiatan demo masak yang diikuti peserta didik secara antusias berkat pendampingan para guru, Srikandi PLN MCTN, serta UMK Mitra SLB Swakarya.

“PLN MCTN turut senang bisa terlibat dalam memberikan dampak kepada peserta didik di SLB Swakarya. Momentum peringatan Hari Anak Nasional ini menjadi pengingat bahwa semua anak, tanpa terkecuali memiliki potensi luar biasa dan berhak mendapatkan dukungan penuh untuk cita-cita mereka,” ujar Herlina Wulan Sari, Sekretaris Perusahaan sekaligus Wakil Srikandi Champion PLN MCTN saat dimintai keterangan.
Langkah nyata ini tak hanya menghidupkan ruang kelas, tetapi juga merajut asa yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) pilar 4 mengenai Pendidikan Berkualitas, pilar 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan, serta pilar 17 yang mengusung Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Kehadiran para Srikandi dan insan PLN MCTN di tengah riuhnya tawa anak-anak hari itu membuktikan bahwa cinta kasih mampu menjembatani segala keterbatasan. Dengan adanya pendampingan shadow teacher, proses belajar mengajar kini menjadi jauh lebih personal dan terarah untuk membekali setiap anak dengan keterampilan hidup (life skills) dan rasa percaya diri dan berpartisipasi aktif di tengah masyarakat. (SP/TR)
- Penulis: Redaksi



