Berita Terkini
light_mode
Beranda » Nasional » BAZNAS RI dan LAZ Nasional Perkuat Kolaborasi dan Koordinasi untuk Sejahterakan Umat

BAZNAS RI dan LAZ Nasional Perkuat Kolaborasi dan Koordinasi untuk Sejahterakan Umat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dok. Baznas

TRIASINDONESIA.COM – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nasional memperkuat kolaborasi dan koordinasi dalam pengelolaan zakat melalui kegiatan Silaturahmi Halal Bihalal: Fundraising 1447 H bersama Gerakan Zakat Menguatkan Indonesia yang digelar di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis pasca-Idulfitri untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyatukan langkah dalam meningkatkan efektivitas penghimpunan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat secara nasional.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid M.Sc., mengatakan, penguatan kolaborasi antara BAZNAS dan LAZ menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi zakat yang besar di Indonesia. Menurutnya, potensi tersebut perlu didukung dengan strategi yang matang, mulai dari penguatan sumber daya manusia, inovasi fundraising, hingga program pemberdayaan yang tepat sasaran.

“Melalui momentum halal bihalal ini, BAZNAS mengajak seluruh LAZ untuk memperkuat sinergi, khususnya dalam fundraising. Potensi zakat yang besar harus diiringi dengan strategi, SDM, dan program yang terarah agar memberikan dampak maksimal bagi umat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur, M.Ag., menekankan pentingnya membangun ekosistem zakat yang terintegrasi dan berbasis data agar pendistribusian lebih dirasakan manfaatnya oleh mustahik.

“Kita perlu merumuskan langkah bersama dalam penguatan regulasi dan ekosistem zakat. Penggunaan data yang akurat dan terintegrasi menjadi kunci agar zakat dapat disalurkan secara tepat, khususnya kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan literasi zakat di masyarakat guna meningkatkan pemahaman serta kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat. “Mudah-mudahan sinergi BAZNAS dan LAZ ini semakin kuat, karena judulnya adalah Zakat Menguatkan Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Prof. Hilman Latief, Ph.D., menyampaikan, selain optimalisasi penghimpunan, diperlukan grand design pendistribusian zakat yang berorientasi pada dampak dan selaras dengan SDGs (Sustainable Development Goals) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

“Kita tidak hanya berbicara tentang potensi, tetapi juga bagaimana zakat didistribusikan secara strategis. Perlu ada desain besar yang mengarah pada kemaslahatan umat dan sejalan dengan SDGs,” ungkapnya.

Dari sisi LAZ, perwakilan Rumah Zakat menyampaikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS dalam membangun ruang kolaborasi yang inklusif antar lembaga zakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus ditingkatkan, karena banyak manfaatnya bagi kita semua. Ke depan kami berharap baik itu program maupun kegiatan bisa terus dikolaborasikan,” ujarnya.

Melalui penguatan koordinasi dan kolaborasi ini, BAZNAS dan LAZ Nasional berkomitmen untuk terus menghadirkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak luas demi mewujudkan kesejahteraan umat serta memperkuat peran zakat dalam pembangunan Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan ini Bendahara Umum PP Muhammadiyah Prof. Hilman Latief, Ph.D., Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur, M.Ag., Ketua Badan Pengurus LAZISMU Ahmad Imam Mudjadid Rais, M.I.R., serta perwakilan lebih dari 50 LAZ Nasional dari berbagai wilayah di Indonesia.

  • Penulis: Redaksi
expand_less