BP Tapera Dorong Pekerja Muda Miliki Rumah Pertama melalui KPR FLPP di ISEF 2026
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TRIASINDONESIA.COM – Jakarta, 17 Oktober 2026 — Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menggelar talkshow bertema “Akses Rumah Pertama bagi Pekerja Muda” dalam rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Sabtu (17/10).
Talkshow ini menghadirkan Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera, Sid Herdi Kusuma; Direktur Consumer Banking Bank Syariah Nasional (BSN), Mochamad Yut Penta; serta Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Al-Azhar Indonesia, Hanny Nurlatifah.

Dalam pemaparannya, Sid Herdi Kusuma menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi pekerja muda dalam memiliki rumah pertama, mulai dari kenaikan harga properti, tingginya suku bunga, hingga besarnya uang muka atau down payment (DP). Untuk menjawab tantangan tersebut, BP Tapera menghadirkan program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang diharapkan dapat memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat.
“Ini adalah program yang bisa menjawab tantangan yang ada saat ini, terutama bagi pekerja muda,” ujar Sid.

Dukungan terhadap kepemilikan rumah bagi pekerja muda juga disampaikan oleh Mochamad Yut Penta. Ia menjelaskan bahwa BSN mendukung penyaluran rumah subsidi melalui skema pembiayaan dengan angsuran tetap. Skema ini diharapkan dapat memberikan kepastian kepada pekerja muda dalam merencanakan keuangan untuk memiliki rumah pertama.
“Kepastian angsuran menjadi salah satu keunggulan kami dalam pembiayaan rumah subsidi,” ujar Yut Penta.
Sementara itu, Hanny Nurlatifah menekankan pentingnya perencanaan keuangan bagi pekerja muda dalam mempersiapkan kepemilikan rumah pertama. Menurutnya, perencanaan keuangan yang baik, disertai pemanfaatan fasilitas pembiayaan seperti KPR FLPP, dapat membantu pekerja muda mewujudkan impian memiliki rumah.
Talkshow ditutup dengan sesi tanya jawab antara narasumber dan peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan pekerja muda semakin memahami akses pembiayaan rumah subsidi serta pentingnya perencanaan keuangan untuk mewujudkan kepemilikan rumah pertama.
- Penulis: Redaksi



