Berita Terkini
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dua Tahun Transformasi, PASAR JAYA WUJUDKAN PASAR TRADISIONAL JAKARTA MODERN DAN BERSIH

Dua Tahun Transformasi, PASAR JAYA WUJUDKAN PASAR TRADISIONAL JAKARTA MODERN DAN BERSIH

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Foto : Suasana di Pasar Jaya

TRIASINDONESIA.COM – Perumda Pasar Jaya konsisten melakukan pembenahan dan modernisasi pengelolaan pasar rakyat melalui revitalisasi fisik, digitalisasi, serta penataan pedagang guna menciptakan lingkungan yang tertib dan higienis. Perusahaan juga menjaga stabilitas harga dan distribusi pangan melalui operasi pasar murah, terutama saat inflasi. Selain itu, pembinaan pedagang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan adaptasi teknologi.

“Dalam dua tahun terakhir, Perumda Pasar Jaya terus memodernisasi pengelolaan pasar melalui beberapa capaian utama, seperti revitalisasi fisik, digitalisasi hingga penguatan stabilisasi harga,” ungkap Agus Himawan, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya kepada Trias. Terkait revitalisasi fisik, Pasar Jaya telah merenovasi dan meremajakan 16 pasar dan melakukan pengecatan ulang di 86 lokasi.

Foto : Agus Himawan, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya. (dok. Pasar Jaya)

Membangun 20 sarana olahraga (badminton dan futsal) di atas pasar dan merenovasi Selain itu, perusahaan melakukan benchmarking dengan pengelola modern, membangun kolaborasi strategis, dan memanfaatkan teknologi untuk berinovasi. Tidak sampai di situ, Pasar Jaya mengembangkan porto folio bisnis berkelanjutan melalui diversifikasi usaha yang tidak hanya mengandalkan retribusi pasar tradisional, tetapi juga mengoptimalkan aset melalui konsep pasar modern terpadu (mixed-use) yang mencakup area komersial dan fasilitas publik.

“Revitalisasi pasar dilaksanakan dengan pendekatan modern tanpa menghilangkan fungsi sosial pasar rakyat, menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan berdaya saing,” terang Agus Himawan. Selain infrastruktur fisik, perusahaan memperluas kemitraan strategis dengan UMKM, koperasi, dan pihak swasta untuk memperkuat ekosistem bisnis.

Langkah ini menciptakan keberlanjutan ekonomi melalui penguatan UMKM, sosial dengan pemberdayaan pedagang, serta lingkungan, sehingga Pasar Jaya mampu mendukung pertumbuhan ekonomi lokal secara komprehensif.

Lebih jauh, guna memperkuat kinerja serta mitigasi risiko keuangan dan operasional, Pasar Jaya menerapkan berbagai langkah strategis yang terintegrasi. Dari sisi keuangan, perusahaan meningkatkan transparansi dan efisiensi melalui implementasi prinsip Good Corporate Governance (GCG), penguatan sistem pengawasan internal, serta digitalisasi sistem pembayaran dan pencatatan. Langkah ini efektif untuk meminimalkan potensi kebocoran pendapatan, meningkatkan akurasi data keuangan, dan mempercepat pemulihan finansial pasca-pandemi.

Dari sisi operasional, langkah strategis difokuskan pada revitalisasi fisik pasar tradisional agar lebih modern, aman, dan nyaman, serta penataan zonasi pedagang yang sistematis. Selain perbaikan infrastruktur, Pasar Jaya menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) yang lebih terstruktur untuk mengurangi gangguan operasional dan meningkatkan daya saing pasar tradisional.

Kombinasi modernisasi fisik dan perbaikan tata kelola ini terbukti mampu mengoptimalkan mengurangi risiko gangguan operasional, meningkatkan efisiensi, dan menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib, aman, dan nyaman. (TR)

  • Penulis: Redaksi
expand_less