Breaking News
light_mode
Beranda » Hiburan » MEMO Robot Asisten Rumah Tangga

MEMO Robot Asisten Rumah Tangga

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
Robot bernama Memo membersihkan meja makan dan menaruh barangbarang ke dalam mesin pencuci piring.

TRIASINDONESIA.COM – Telah banyak robot diciptakan untuk membantu dalam pekerjaan rumah tangga selama bertahun-tahun, tetapi kebanyakan masih kesulitan dengan tugas-tugas paling sederhana. Sebuah perusahaan rintisan Amerika kini mengklaim bahwa robot terbarunya akhirnya mampu menangani jenis pekerjaan yang dilakukan orang setiap hari.

Sunday Robotics, yang berbasis d i California, menyatakan telah mengembangkan robot rumah tangga dalam waktu kurang dari dua tahun yang mampu melakukan tugas-tugas rumah tangga rutin seperti membersihkan meja dan mengisi mesin pencuci piring.

Dalam video yang dirilis oleh perusahaan, robot beroda Memo diperlihatkan sedang mengambil barang-barang dari meja makan dan menempatkannya ke dalam mesin pencuci piring. Robot tersebut juga mengangkat dua gelas anggur dengan satu tangan, melipat kaus kaki, dan mengoperasikan mesin espresso dalam video tersebut.

“Kami memperkenalkan terobosan besar dalam kecerdasan buatan robotik,” tulis Tony Zhao, salah satu pendiri Sunday Robotics, di X. Dia menambahkan bahwa Memo tidak memecahkan gelas anggur selama lebih dari 20 sesi demonstrasi langsung. Para ahli robotika telah lama menghadapi kesulitan dalam merancang sistem yang dapat secara andal menangani objek yang terdapat di dalam rumah.

Tangan manusia menggunakan ribuan reseptor sentuhan, yang memungkinkan orang untuk menilai genggaman dan tekanan. Membuat mesin dengan kontrol yang sebanding telah terbukti rumit dan mahal. Memo dilatih menggunakan data yang dikumpulkan dari orang-orang yang melakukan tugas nyata.

Robot ini memiliki tangan yang mirip dengan Lego. Alih-alih menggunakan data sintetis, simulasi, atau sistem teleoperasi, perusahaan tersebut membangun sarung tangan yang dirancang untuk sesuai dengan tangan robotnya. Perusahaan ini memiliki lebih dari 500 pengumpul data manusia di seluruh Amerika Serikat yang mengenakan sarung tangan tersebut dan mencatat informasi, termasuk jumlah kekuatan yang digunakan untuk mengangkat objek-objek yang berbeda.

“Dalam bidang robotika, jika satusatunya hal yang dapat kita andalkan adalah teleoperasi, maka untuk mengumpulkan jumlah data pelatihan yang dibutuhkan pasti akan memakan waktu puluhan tahun,” kata Zhao dalam sebuah wawancara dengan podcast berjudul TBPN. Sunday Robotics mengatakan sistem sarung tangan ini jauh lebih efisien secara biaya dibandingkan teleoperasi, yang merupakan pengoperasian mesin secara jarak jauh. (euronews.com)

  • Penulis: Redaksi
expand_less