Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » CIMB Niaga Syariah: SPIN-OFF UUS MENUJU BANK UMUM SYARIAH TERKEMUKA DI ASEAN

CIMB Niaga Syariah: SPIN-OFF UUS MENUJU BANK UMUM SYARIAH TERKEMUKA DI ASEAN

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
Pandji P. Djajanegara, Direktur Syariah Banking CIMB Niaga. (Ist)

TRIASINDONESIA.COM – Sepanjang 2025, PT Bank CIMB Niaga Syariah berhasil menjaga kinerja finansial sekalipun dihadapkan pada tantangan ekonomi makro dan persiapan spin-off Unit Usaha Syariah (UUS) menjadi Bank Umum Syariah (BUS). Proses persiapan ini membutuhkan peningkatan biaya dan penyesuaian fokus pembiayaan serta pendanaan, agar transisi menuju BUS berjalan berkelanjutan dan seamless.

Persiapan spin-off itu juga tak mengurangi komitmen CIMB Niaga Syariah untuk konsisten menghadirkan produk dan layanan yang modern, inovatif, dan mudah diakses, seperti Inventory Purchasing untuk bisnis, Ijarah Paralel untuk pembiayaan aset, Dix iB (SRIA) untuk investasi, serta produk ritel syariah lainnya yang mudah diakses.

Bahkan dari sisi layanan digital, CIMB Niaga Syariah melakukan penyegaran platform digital CIMB Niaga, termasuk OCTO Mobile Syariah dan OCTO Clicks Syariah, dengan penambahan fitur-fitur baru yang mempermudah transaksi, meningkatkan keamanan, dan memberikan pengalaman yang lebih intuitif bagi nasabah.

Selain itu, program edukasi keuangan syariah gencar dijalankan di Masyarakat dan institusi pendidikan. Tujuannya meningkatkan literasi serta pemahaman masyarakat akan produk dan keunggulan perbankan syariah. “Semua inisiatif ini menjadi bagian dari pencapaian CIMB Niaga Syariah di tahun 2025, sekaligus fondasi untuk Langkah strategis ke depan,” kata Direktur Syariah Banking CIMB Niaga, Pandji P. Djajanegara kepada Trias.

Berbagai inisiatif itu tidak lepas dari komitmen CIMB Niaga Syariah untuk menjadi perbankan syariah terkemuka di Indonesia dan regional ASEAN. Implementasinya diwujudkan melalui strategi yang terarah dan berkelanjutan, utamanya transformasi spin-off dari UUS menjadi BUS. Transformasi ini tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang melalui struktur permodalan yang solid dan tata kelola berstandar internasional.

Untuk mendukung daya saing regional, CIMB Niaga Syariah mengintegrasikan kekuatan ekosistem CIMB Group, termasuk jaringan internasional, teknologi mutakhir, dan praktik manajemen risiko yang teruji. Berikutnya, Perusahaan terus mengembangkan produk dan layanan yang kompetitif untuk segmen ritel dan korporasi agar mampu bersaing di pasar domestik dan regional.

“Dalam implementasi komitmen ini, kami mengedepankan digitalisasi dan inovasi berkelanjutan. Hal ini bertujuan agar nasabah dapat menikmati layanan syariah yang modern, aman, dan sesuai prinsip syariah. Semua langkah ini diarahkan untuk menjadikan CIMB Niaga Syariah sebagai mitra tepercaya yang mampu memberikan nilai tambah bagi nasabah serta mendukung pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia dan ASEAN,” terangnya.

Sekalipun bukan sebagai hambatan, CIMB Niaga Syariah menghadapi tiga tantangan eksternal, internal, dan teknologi yang dimanfaatkan sebagai peluang untuk memperkuat fundamental, berinovasi, dan mempercepat transformasi menuju bank syariah yang lebih kompetitif.

Ia kembali menegaskan bahwa 2026 akan menjadi tahun transformasi strategis bagi CIMB Niaga Syariah, dengan focus utama pada persiapan spin-off UUS menjadi BUS. Proyeksi CIMB mencakup lima focus utama: Pertumbuhan Bisnis yang Lebih Optimal; Penyediaan Sumber Pendanaan Alternatif; Pengembangan Jaringan Layanan; Digitalisasi dan Inovasi Berkelanjutan; dan Tata Kelola dan sumber daya manusia (SDM).

CIMB Niaga Syariah memastikan tata kelola sesuai standar internasional dan penguatan SDM agar siap menghadapi tantangan transformasi, sehingga transisi menuju BUS berjalan seamless dan berkelanjutan. “Kami menyadari bahwa keberhasilan spin-off sangat bergantung pada kompetensi dan kesiapan tim, sehingga kami mengimplementasikan lima inisiatif strategis,” ungkap Pandji.

Lima inisiatif strategis itu mencakup: Program Pengembangan Kompetensi Syariah dan Digital; Sertifikasi dan Standarisasi Kompetensi; Change Management untuk Transisi Pegawai, Leadership Development; dan Budaya Kerja Adaptif dan Inovatif. Inisiatif ini dirancang untuk memastikan transisi yang lancar dan membangun fondasi SDM yang kuat guna mendukung pertumbuhan bisnis CIMB Niaga Syariah sebagai bank syariah terkemuka di Indonesia dan regional.

Harapannya, CIMB Niaga Syariah menjadi bank syariah yang terdepan, inklusif, dan berkelanjutan, yang mampu memberikan nilai tambah bagi nasabah, pemegang saham, dan masyarakat luas. CIMB bertekad untuk memperkuat peranannya sebagai mitra utama dalam pengembangan ekosistem syariah nasional dan industri halal di Indonesia. Fokus utama juga mencakup dorongan signifikan terhadap inklusi keuangan syariah, memastikan akses layanan perbankan syariah yang lebih luas melalui digitalisasi.

Dengan dukungan CIMB Group, CIMB Niaga Syariah menargetkan posisi sebagai bank syariah yang kompetitif di ASEAN, didukung oleh inovasi produk, teknologi mutakhir, dan tata kelola kelas dunia. “Harapan kami adalah agar CIMB Niaga Syariah menjadi mitra terpercaya dalam mewujudkan ekonomi syariah yang inklusif, modern, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia dan kawasan regional,” pungkasnya. (TS)

  • Penulis: Redaksi
expand_less