Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem untuk Wilayah Nusa Tenggara Barat

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem untuk Wilayah Nusa Tenggara Barat

  • account_circle Redaksi Trias Indonesia
  • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
Foto: Istimewa. Dok. Humas BMKG

TRIASINDONESIA.COM, Jakarta, 14 Januari 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Nusa Tenggara Barat pada 14 Januari 2026, dengan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah di provinsi tersebut. Informasi ini merupakan bagian dari layanan nowcasting BMKG yang memberikan gambaran kondisi cuaca saat ini dan prakiraan cuaca ekstrem dalam periode sangat singkat (0–6 jam ke depan).

Peringatan dini ini berlaku sejak pukul 09:35 WITA dan diperkirakan dapat berlangsung hingga pukul 12:40 WITA. BMKG mengimbau masyarakat setempat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada aktivitas harian.

Wilayah yang Berpotensi Terdampak
BMKG mencatat potensi hujan sedang hingga lebat pada sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat, antara lain:

  • Kabupaten Lombok Barat
  • Kabupaten Sumbawa
  • Kabupaten Dompu
  • Kabupaten Bima
  • Kabupaten Lombok Utara
  • Kota Mataram
    – dengan rincian daerah terdampak yang lebih detail sesuai zonasi wilayah administratif.

Imbauan Keselamatan
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah tersebut untuk:

  1. Waspada terhadap potensi hujan lebat, yang dapat meningkatkan risiko banjir permukaan, banjir bandang, dan tanah longsor.
  2. Mengantisipasi kemungkinan angin kencang dan petir yang dapat membahayakan keselamatan.
  3. Memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG dan aplikasi Info BMKG sebagai rujukan terpercaya dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem.

Peringatan dini cuaca ekstrem ini merupakan bagian dari komitmen BMKG dalam menyediakan informasi meteorologi secara cepat, tepat, dan akurat guna menunjang keselamatan publik serta mendukung langkah antisipatif di masyarakat dan instansi terkait. (RLS)

  • Penulis: Redaksi Trias Indonesia
expand_less