Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » BULOG Gandakan Stok Beras di Aceh, Sumut, dan Sumbar, Sebagai Antisipasi Masa Tanggap Darurat

BULOG Gandakan Stok Beras di Aceh, Sumut, dan Sumbar, Sebagai Antisipasi Masa Tanggap Darurat

  • account_circle Redaksi Trias Indonesia
  • calendar_month Kam, 4 Des 2025
Foto: Komplek Pergudangan Bulog Siron, Aceh. (Dok. Antara-HO Bulog)

TRIASINDONESIA.COM — Perum BULOG mengambil langkah antisipatif dengan menggandakan stok beras di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Kebijakan ini diambil sebagai respons atas analisis internal yang menunjukkan bahwa penanganan bencana di tiga provinsi tersebut berpotensi berlangsung lebih lama akibat dampaknya yang luas.

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan langkah tersebut dalam rapat koordinasi di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta. “Kami menambahkan dua kali lipat stok beras di wilayah-wilayah terdampak untuk mengantisipasi apabila dampak bencana terus berlanjut,” tegasnya.

Kondisi Stok Beras di Tiga Provinsi

1. Aceh
Sebelum bencana, stok beras BULOG di Aceh tercatat sebesar 97.416 ton. Setelah penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak, stok berkurang menjadi 82.296 ton. Selain itu, ketersediaan minyak goreng di Aceh mencapai 1.103.843 liter.

2. Sumatra Utara
Di Sumatra Utara, stok beras sebelum bencana berjumlah 43.636 ton, dan tersisa 29.943 ton setelah bantuan disalurkan. Provinsi ini juga memiliki cadangan minyak goreng sebanyak 1.563.040 liter.

3. Sumatra Barat
Sumatra Barat memiliki stok awal beras sebesar 9.530 ton, yang kemudian menyusut menjadi 7.996 ton setelah penyaluran bantuan. Ketersediaan minyak goreng di provinsi tersebut mencapai 338.592 liter.

Komitmen BULOG dalam Masa Tanggap Darurat

BULOG memastikan seluruh gudang dan jaringan logistik di tiga provinsi tersebut berada dalam kondisi siaga penuh untuk mendukung penyaluran bantuan tambahan apabila diperlukan. Penggandaan stok dilakukan guna memastikan masyarakat memperoleh pasokan pangan yang cukup selama masa tanggap darurat.

“Kami berkomitmen memastikan ketersediaan pangan tetap aman di seluruh wilayah terdampak. BULOG akan terus mendukung pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana,” tambah Ahmad Rizal Ramdhani.

Dengan kesiapsiagaan penuh dan penguatan stok di lapangan, BULOG menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam menjamin ketahanan pangan masyarakat selama penanganan bencana. (TS)

  • Penulis: Redaksi Trias Indonesia
expand_less