Dirut BSI Terjun Langsung dan Kirim Lagi Bantuan, Total Kirim 27 Ton Bantuan Serta Aktifkan Posko Layanan
- account_circle Redaksi Trias Indonesia
- calendar_month Sel, 2 Des 2025

TRIASINDONESIA.COM – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memperkuat langkah kemanusiaannya di Provinsi Aceh dengan mengirimkan total 27 ton bantuan tanggap darurat, sekaligus mempercepat pemulihan layanan perbankan di wilayah terdampak banjir. Pengiriman bantuan dipimpin langsung oleh Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, didampingi Direktur Risk Management BSI, Grandhis H Harumansyah.
Bantuan BSI tersebut tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, dan disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) dalam dua tahap, masing-masing 13,5 ton. Paket bantuan mencakup sembako, beras, minyak, susu, biskuit, selimut, perlengkapan salat, popok, obat-obatan, serta perahu karet untuk mendukung proses evakuasi warga.
Selain bantuan logistik, BSI juga mengirimkan perangkat komunikasi darurat Starlink dan telepon satelit guna mendukung koordinasi penanganan bencana serta memastikan keberlanjutan operasional layanan di kantor-kantor BSI di Aceh.
Serah Terima Bantuan dan Kunjungan ke Institusi Daerah
Dalam rangkaian agenda kemanusiaan tersebut, Anggoro Eko Cahyo bertemu Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah untuk menyerahkan langsung perangkat Starlink. Anggoro juga mengunjungi Universitas Syiah Kuala dan UIN Ar-Raniry sebagai bentuk dukungan terhadap institusi pendidikan di daerah terdampak.
Wakil Gubernur Aceh menyampaikan apresiasi atas kontribusi BSI.
“Atas nama Pemerintah Aceh, kami berterima kasih kepada BSI atas kepedulian dan bantuan nyata untuk masyarakat. Semoga menjadi amal jariyah dan bermanfaat bagi warga terdampak,” ujar Fadhlullah.
BSI Aktifkan Posko Kemanusiaan dan Optimalkan Layanan
Untuk memperluas jangkauan bantuan, BSI mendirikan beberapa posko kemanusiaan di titik strategis, antara lain:
- BSI KCP Meureudu 2, Kabupaten Pidie Jaya
- BSI KC Simpang Empat Bireuen, Kabupaten Bireuen
- BSI Area Lhokseumawe, Kota Lhokseumawe
- BSI KCP Stabat Zainul Arifin, Kabupaten Langkat
Dalam masa tanggap darurat hidrometeorologi ini, BSI menyiapkan berbagai alternatif layanan, termasuk BSI Call 14040, BYOND Mobile, BSI Net Banking, ATM, serta agen BSI Agen untuk memastikan akses transaksi tetap tersedia bagi masyarakat.
Hingga Senin (1/12), 94 outlet atau 65% layanan BSI di Aceh telah kembali beroperasi. Pemulihan penuh masih dilakukan bertahap karena keterbatasan akses, kondisi kelistrikan, serta kesiapan infrastruktur kantor.
Komitmen BSI untuk Keselamatan dan Pemulihan Cepat
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menyampaikan duka mendalam atas bencana yang berdampak pada masyarakat Aceh serta layanan BSI di wilayah tersebut.
“BSI bergerak cepat untuk memastikan keselamatan nasabah, pegawai, serta memulihkan layanan operasional seoptimal mungkin. Kami telah mengirimkan tim tambahan untuk memperkuat upaya di lapangan dan memastikan bantuan tersampaikan dengan baik,” ujar Anggoro.
Menurutnya, kebutuhan keuangan masyarakat meningkat pada akhir tahun, terutama dalam kondisi pascabencana, sehingga pemulihan layanan perbankan menjadi prioritas utama.
Relawan BSI di Aceh ditugaskan untuk mendampingi warga, pegawai, dan nasabah, sekaligus menghadirkan harapan di tengah situasi sulit.
RCEO BSI Regional Aceh, Imsak Ramadhan, menambahkan bahwa BSI akan terus menginformasikan layanan yang sudah kembali beroperasi serta mengimbau masyarakat agar mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan BSI. (TS)
- Penulis: Redaksi Trias Indonesia



